PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI ZAMAN MODERN

PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA DI ZAMAN MODERN

Rafika Fiana Damaisari
S.Tr Keperawatan Lawang Tk 1


Zaman sekarang merupakan zaman modern, dimana hampir setiap orang pasti mempunyai smartphone masing-masing mulai dari kalangan anak kecil sampai orang dewasa sekalipun. Jika mereka memiliki smartphone, maka tentu saja mereka mempunyai akun-akun di media sosial. Dan di zaman sekarang banyak orang yang ingin populer dengan melihatkan kebodohan mereka di media sosial. Salah satunya dengan cara membuat video dan berbicara menggunakan bahasa alay yang tidak sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi Negara Indonesia. Oleh karena itu kita sebagai  bangsa Indonesia harus paham bagaimana cara menggunakan bahasa Indonesia yang  baik dan sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia. Hal tersebut merupakan salah satu cara menunjukkan rasa cinta kita terhadap tanah air Indonesia. Namun, di zaman sekarang ini ada begitu banyak orang Indonesia yang tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia yang sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia bahkan ada juga yang sampai tidak bisa berbahasa Indonesia. Salah satu penyebabnya yaitu mereka tidak tertarik untuk mempelajari bahasa Indonesia yang baik justru sering menggunakan bahasa alay yang populer dan mendunia dikalangan mereka. Mereka menganggap jika orang yang tidak menggunakan bahasa gaul asing justru adalah orang yang tertinggal zaman. Penggunaan bahasa alay dapat menyebabkan orang merasa malas ketika dihadapkan dengan kalimat panjang yang ditulis sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia dan yang lebih mengerikan lagi orang akan malas untuk membaca buku. Selain itu, sering menggunakan bahasa alay akan mempersulit kita disekolah maupun ditempat bekerja untuk memenuhi tuntutan seperti membuat proposal, karya tulis, makalah dan lain-lain. Bahasa alay tidak dianjurkan untuk digunakan karena bisa membuat lawan bicara tidak mengerti apa yang sedang dibicarakan contohnya kata kesal menjadi kzl, belum menjadi lumz, aku menjadi aquh dan masih banyak yang lainnya.. Bahasa alay juga dapat menjadi faktor hilangnya kebiasaan masyarakat berbahasa Indonesia yang baik. Selain itu penyebab lainnya adalah masyarakat lebih tertarik mempelajari bahasa asing daripada mempelajari lebih dalam Bahasa Indonesia. Sebagian orang berfikir, mereka lebih bangga jika bisa berbahasa asing dan menganggap bahasa asing lebih keren. Sebenarnya tidak apa-apa mempelajari bahasa asing tetapi disamping kita mengerti bahasa asing kita juga harus tau mendalam bagaimana cara menggunakan bahasa Indonesia yang baik sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia terlebih dahulu. Bahkan dilihat sampai sekarang masih banyak siswa baik siswa SD maupun SMA yang nilai UN bahasa Indonesia rendah, serta ada juga yang nilai bahasa Inggris lebih tinggi daripada bahasa Indonesia. Hal itu menunjukan tingginya nilai ketertarikan bangsa Indonesia terhadap bahasa asing.
Mengingat begitu sulitnya para pahlawan memerdekakan Indonesia dan menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Negara Indonesia. Peran kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia yang baik dalam hal mempertahankan kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia yaitu dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik sebagai bahasa sehari-sehari. Selain itu hal yang dapat meningkatkan kecintaan kita terhadap bahasa Indonesia dengan tidak sering menggunakan bahasa alay yang akan merusak cara berbahasa Indonesia kita, kemudian dengan cara rajin mempelajari buku tentang bahasa Indonesia. Dan kemudian peran pemerintah untuk menjaga kecitaan generasi muda terhadap bahasa Indonesia dengan cara pemerintah atau pejabat-pejabat Negara harus menggunakan bahasa Indonesia dengan baik sesuai dengan kamus besar bahasa Indonesia ketika berpidato. Kemudian pemerintah harus bisa menumbuhkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah agar semua program-progam pemerintah bisa ditanggapi positif oleh masyarakat Indonesia dan berjalan dengan lancar. Jadi, pemerintah harus benar-benar memperhatikan rakyatnya terlebih dahulu agar segala usaha pemerintah untuk mempertahankan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi Negara bisa berjalan dengan baik.















Komentar