Cara Menulis Artikel Ilmiah Yang Baik dan Benar Bebas Plagiasi

CARA MENULIS ARTIKEL ILMIAH YANG BAIK DAN BENAR BEBAS PLAGIASI
Rafika Fiana Damaisari
S.Tr Keperawatan Lawang Tk 1
Rafikafiana21@gmail.com 

Jika membicarakan tentang mahasiswa pasti erat hubungannya dengan artikel, karya tulis ilmiah dan juga tugas akhir. Untuk dapat memenuhi hal tersebut mahasiswa harus mengetahui bagaimana cara menulis artikel, karya tulis ilmiah dan tugas akhir dengan baik dan benar. Berikut adalah tahapan menulis artikel:
1. Menyiapkan referensi terlebih dahulu
Menurut Fatimah (2017) “referensi merupakan rujukan tentang informasi yang digunakan penulis atau pustakawan untuk membantu mendapatkan informasi yang berdasarkan sumbernya”. Referensi bisa didapatkan dengan membaca buku,artikel ataupun jurnal. Selain itu referensi juga bisa didapat dari https://scholar.google.co.id/, http://garuda.ristekdikti.go.id/, https://doaj.org, https://www.researchgate.net. Setelah membaca beberapa referensi dari sumber-sumber yang telah disebutkan harus dipilah terlebih dahulu kelayakannya. Menurut Widyartono (2018:12) ada lima unsur kelayakan sebuah referensi: isi dari tulisan, profil penulis, tahun penulisan, referensi yang digunakan, media tulisan.
2. Mengutip secara langsung dan tidak langsung
Kutipan langsung ditulis dengan cara menggunakan “tanda petik” pada awal dan akhir dari kalimat yang dikutip. Kutipan langsung dikutip kurang dari 40 kata. Jika mengutip dari buku ataupun sumber lain jangan lupa untuk menuliskan nama penulisnya dan tahun diterbitkan. Apabila nama penulis diletakkan sebelum kutipan langsung maka penulisannya nama belakang penulis kemudian tahun diterbitkan dan halaman buku diletakkan didalam kurung antara tahun diterbikan dan halaman buku diberi “titik dua”, diberi halaman buku apabila referensi mengambil dari buku apabila diambil dari artikel ataupun jurnal hanya dituliskan tahunnya saja. Dan apabila nama penulis diletakkan dibagian belakang kutipan langsung maka penulisannya nama belakang penulis, tahun diterbitkan, dan halaman buku diletakkan didalam kurung dan diberi “titik dua” sesudah tahun diterbitkan. Menurut Wasmana (2011) kutipan tidak langsung merupakan menuliskan kembali  kutipan dengan kalimat sendiri. Kutipannya bisa dibuat panjang ataupun pendek, tidak disertai dengan tanda kutip pada awal dan akhir kutipan dan harus menyebutkan nama penulisnya sesuai dengan teknik yang telah dijadikan pedoman dalam menuliskan karya tulis ilmiah.
3. Cek anti plagiasi
Dalam permendiknas No.17 Tahun 2010, definisi plagiat “perbuatan sengaja atau tidak sengaja dalam memperoleh atau mencoba memperoleh kredit atau nilai suatu karya ilmiah, dengan mengutip sebagian atau seluruh karya dan/karya ilmiah pihak lain yang diakui sebagai karya ilmiahnya, tanpa menyatakan sumber secara tepat dan memadai” (Widyartono,2018:6). Untuk mengecek artikel yang dibuat plagiasi atau tidak dengan cara memblok kutipan-kutipan yang dibuat untuk kemudian di cek di smallseotools.
4. Tulis daftar rujukan
Setelah selesei mengutip dari berbagai sumber untuk menulis artikel ilmiah namun jangan lupa untuk menuliskan sumber kutipan dengan cara membuat daftar rujukan.  Teknik penulisan daftar rujukan Menurut Widyartono (2012) melalui media cetak dan elektronik:
Media Cetak
Buku : nama penulis, tahun penulis, judul buku, kota penerbit dan nama penerbit
Contoh : Susrini, N. K. 2009. . Yogyakarta. PT Bentang Pustaka.
Jurnal : nama penulis, tahun terbit jurnal, judul tulisan, nama jurnal edisi, dan halaman.
Contoh: Sabrina. 2015. Cara Perawatan Penyakit pada Penderita Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan, 30(1): 1-5.
Media Elektronik
Internet (Blog, Situs) : nama penulis, tahun, judul dan keterangan.
Contoh: Hakim, A. 2014. Pengertian Plagiasi Menurut Para Ahli. (http://www.referensimakalah.com/2012/06/plagiasi-dalam-persepsi-hukum.html), diakses tanggal 21 maret 2016.





DAFTAR RUJUKAN

1. Fatimah, D. 2017. Pengertian Referensi Beserta Tujuan,Jenis Dan Contohnya. (kasastraa.blogspot.com/2017/01/pengertian-referensi-beserta.html?m=1). Diakses 24 Januari 2017.
2. Wasmana, S. P. (2011). Penulisan Karya Ilmiah.
3. Widyartono D. 2018. Panduan Menulis Karya Ilmiah Di Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang
4. Widyartono D. 2018. Panduan Menulis Karya Ilmiah Di Perguruan Tinggi. Malang: Universitas Negeri Malang
5. Widyartono, D. 2012. Teknik Penulisan Daftar Rujukan. (http://didin.lecture.ub.ac.id/keterampilan-menulis/teknik-penulisan-daftar-rujukan) diakses tanggal 28 Februari 2012.


Komentar